Tausiah Untukmu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اسَّلآمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

أُبَلِّغُكُمْ وَلَوْ آيَة

sampaikan walau satu ayat untuk investasi di hari akhirat
dari seorang MOHAMMAD ASLAM SUMHUDI
Eks Siswa Madrasah Mu`allimin Muhammadiyah Yogyakarta (1961)

Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Ya Allah, kami menyampaikan shalawat, salam dan semoga barokah Mu
tertuju kepada Nabi Muhammad Rasulullah ص
dan keluarganya beserta para pengikutnya sampai akhir jaman;
dan kami menyampaikan shalawat, salam dan semoga barokah Mu,
tertuju kepada Nabi Ibrahim ع dan keluarganya.
Dengan mengikuti tuntunan Rasul Mu ص, kusampaikan firman Mu, walau satu ayat.
Insya Allah, kusampaikan sebagai wasiat,
menjelang akhir hayat, sebelum maut datang menjemput.

Dengan segala kerendahan hati, melalui kesempatan ini kusampaikan wasiat, berupa kandungan Al Quran dan Hadis untuk menambah pengetahuan dan wawasan keislaman, dan Insya Allah, dapat menambah ketakwaan. Karena itu, tausiah ini diberikan kepada siapapun yang mau menerima; hal ini sejalan dengan firman Nya yang ditujukan kepada para Nabi/Rasul Nya,

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. Katakanlah, “Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya”. ~ QS Al Furqan (25):56-57 ~

Makna lafadz risalah pada ayat ini adalah firman-firman Nya yang dibukukan dalam Kitabullah atau yang tidak dibukukan; sedangkan makna kepatuhan, adalah tidak enggan untuk mematuhi firman-firman Nya. Dalam hubungannya dengan tausiah ini, makna mengharapkan kepatuhan tidak ada salahnya, jika diartikan dengan mengharapkan kesediaan para penerima wasiat. Naskah ini dimaksudkan sebagai penyampaian wasiat dengan berpedoman pada firman Nya,

Wahai orang-orang yang beriman, sambutlah seruan Allah dan Rasul Nya apabila ia menyeru kepadamu untuk menjadikan hidupmu sempurna. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah saja yang berkuasa untuk mengubah atau menyekat hati;dan sesungguhnya kepada Nya lah kamu dihimpunkan. ~ QS Al Anfal (8):24 ~

Ayat ini menegaskan, segala dakwah yang disampaikan adalah menyampaikan pesan Nya; terdapat penegasan, Allah saja yang berkuasa untuk mengubah atau menyekat hati. Walau Nabi/Rasul Nya, tidak mampu mengubah keyakinan umatnya. Karena itu, Naskah Wasiat ini betul-betul berupa pesan pribadi; kalau setelah membaca wasiat ini lalu kalbunya tergerak untuk semakin mendalami makna yang terkandung dalam Al Quran dan Hadis lalu terdorong untuk meningkatkan ketakwaan, maka semua itu semata-mata adalah atas izin Nya untuk menuju pada kehidupan yang lebih sempurna. Penulisan naskah tausiah ini sesungguhnya terinspirasi dari firman-firman Nya, antara lain,

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan (saling) nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan (saling) nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. ~ QS Al `Ashr (103):1-3 ~

Pemahamanku atas beberapa ayat Nya itu, mendorongku untuk secara mandiri dan tertatih-tatih mengasah kembali pengetahuan keagamaan yang dulu kuperoleh dari Mu`allimim Muhammadiyah Yogyakarta, dengan mengkaji berbagai sumber pustaka. Kini, dari apa yang kuperoleh, dengan senang hati kuamalkan Ilmu Agama itu; meski sedikit. Atas pengamalan ini, kunyatakan, seluruh kebenaran yang terungkap adalah milik Nya; dan segala kesalahan adalah atas kekhilafanku. Untuk itu, aku selalu memohon ampunan Nya; semoga Dia selalu memakbulkan istighfarku. Insya Allahu Amin.

Dalam tausiah ini, sesungguhnyalah, penokohan Banas adalah sekedar nama sebagai akronim dari Bani Aslam Sumhudi; dengan susah payah kucari nama ini, yang Insya Allah bukan nama siapapun ketika ia tercipta di tahun 2000. Apa yang disampaikan Banas, mewakili tausiahku, bertumpu pada Al Quran, Hadis dan rujukan lainnya yang sudah dipublikasi melalui pustaka cetak atau melalui pustaka di dunia maya; dalam tausiah ini sering kugunakan istilah taklim, artinya para pencari ilmu.

Menurutku, perlunya memeragakan diriku menjadi Banas, untuk menghilangkan sifat menggurui; sehingga dengan penokohan Banas dan terjadinya dialog, memungkinkan dakwah ini lebih dinamik; penyajian materinya menggunakan setting taklim, yaitu pencarian ilmu keislaman. Seluruh materi tausiah ini, telah kuterapkan dalam Pengajian Tali Asih di lingkungan tempat tinggalku. Partisipannya sangat sedikit, mereka adalah orang-orang kecil secara status sosial maupun status ekonominya, tetapi semangat menimba ilmunya tinggi, kuanggap sebagai indikasi ketakwaannya; ada tukang ayam, tukang sayur, sopir, OB, dan beberapa orang kecil lainnya. Keterbatasan ilmu agama mereka, telah menjadi inspirasi untuk mengangkat sesuatu topik bahasan, khususnya untuk mencari jawab mengenai Keislaman.

Semoga tausiahku melalui penokohan Banas dapat menjadi setitik embun ditengah kehausan pengetahuan dan pemahaman Agama Islam bagi semua pecinta Islam. Untuk itu, kuucapkan, semoga Allah س selalu menambahkan hidayah dan rahmat Nya kepada kita. Terlebih lagi, bila anda berkenan mengabarkan tausiah ini kepada sanak keluarga, kerabat, tetangga dan handai taulan.

Penulisan dakwah ini kumulai pada 18 Pebruari 2009; setelah diposting 23 artikel, kualami kesulitan teknis dan finansial; lalu kurenovasi mulai 18 Pebruari 2011. Kemudian direkons pada 18 Pebruari 2013. Sejak ini, kuusahakan pemostingannya, Insya Allah lebih ajeg, setiap tanggal 18 bulan berjalan, pada setiap jam 00.18.

Berpegang keinginan yang menggebu untuk menyampaikan ayat-ayat Nya, semoga diperoleh kesepahaman, bahwa berwasiat mengenai kebenaran yaitu kandungan Al Quran dan tuntunan dalam Hadis merupakan salah satu kewajiban kaum mukmin, meski yang diketahui dan disampaikan satu ayat.

وَاسَّلَا مُ عَلَيكُمْ وَرَهْمَةُ اللهِ وَبَرَ كَا تُهُ

Salam Hormatku dan Keluarga

Advertisements
Be the first to start a conversation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: