032. PASCA ADAM n HAWA

Posted on September 18, 2015

0


Walau Satu Ayat ep. 032. Selain Adam, Hawa dan Isa عنهُم, manusia dicipta dari saripati tanah; begitu firman Allah س dalam Al Quran. Juga difirmankan mengenai proses penciptaannya, sejak dari bertemunya indung telur dan saripati tanah di dalam rahim, dalam bentuk segumpal darah, sampai kemudian dilahirkan menjadi bayi. Apa makna dicipta dari saripati tanah ?

Seperti biasanya, Hari Minggu pagi ini, Banas bergegas ke masjid kompleks; lalu seusai membuka tausiah ba`da dhuha, Banas mengemukaan, “Dalam kisah penciptaan manusia, terdapat tiga orang yang dicipta secara khas; yaitu Adam, Hawa dan Isa عنهُم; Adam ع dicipta dari tanah kering yang dibentuk wujud manusia; Hawa ع konon dibentuk dari tulang iga Adam ع dan Isa ع yang dicipta di dalam rahim Maryam ع, seorang perawan tanpa suami. Lalu bagaimana penciptaan manusia selain yang tiga itu?”; tanpa menunggu jawaban, kemudian diteruskan, “Saat ini, ilmu pengetahuan menerangkan, terjadinya manusia adalah hasil dari proses dalam rahim. Untuk memahami penciptaan keturunan Adam, yaitu manusia sesudah tiga ciptaan tersebut, marilah mencermati QS Al A`raf (7):172,

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِن بَنِي آدَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنفُسِهِمْ أَلَسْتَ بِرَبِّكُمْ قَالُواْ بَلَى شَهِدْنَا أَن تَقُولُواْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ ﴿١٧٢

Ayat ini antara lain mengisahkan, Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunananak-anak Adam dari sulbi mereka … dst. Melalui ayat ini diperoleh penegasan, keturunan Adam dicipta dari sesuatu zat yang berada di sulbi; firman ini dipertegas lagi dalam QS Ath Thariq (86):5-7, difirmankan.

فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ مِمَّ خُلِقَ ﴿٥﴾ خُلِقَ مِن مَّاء دَافِقٍ ﴿٦﴾ يَخْرُجُ مِن بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ ﴿٧

Makna ayat ini, (5) Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? (6) Dia diciptakan dari air yang terpancar, (7) yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Ayat ini menerangkan lebih jelas, awal penciptaan manusia adalah dari zat cair yang dipancarkan dari antara tulang sulbi atau dalam istilah medisnya Coccyx. Lalu apa yang dimaksud dengan sulbi ?”.

Lalu dikatakan, “Tulang sulbi atau juga dikenal dengan sebutan tulang ekor adalah tulang terbawah dari tulang punggung. Nabi ص menerangkan,tulangsulbi adalah tempat asal munculnya bibit manusia; dan pada Hari Kiamat, tulang sulbi merupakan cikal bakal bangkitnya kembali wujud manusia, seperti wujud ketika hidup di dunia. Dengan demikian, tulang sulbi tidak hancur dimakan tanah meskipun jasadnya telah dikubur ribuan dan bahkan jutaan tahun sebelum datangnya Hari Kiamat. Penjelasan mengenai tulang sulbi, antara lain dapat merujuk HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Malik dari Abu Hurairah عنُمْ; mengisahkan, Rasulullah ص bersabda, “Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan”. Kemudian dalam HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah Ahmad dan Malik dari Abu Hurairah عنُمْ, dikisahkan, Rasulullah ص bersabda, “Ada satu tulang pada anak Adam yang tidak dimakan tanah”. Para Sahabat bertanya, “Apa itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tulang sulbi”. Lalu diteruskan, “Untuk meneguhkan keberimanan, marilah kita cermati firman Nya dalam QS Al Mu’minun (23):12-14,

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن سُلَالَةٍ مِّن طِينٍ ﴿١٢﴾ ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَّكِينٍ ﴿١٣﴾ ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَاماً فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْماً ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقاً آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ ﴿١٤

Artinya, (12) Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. (13) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). (14) Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Berdasar ayat ini, cikal bakal penciptaan manusia adalah saripati yang bersumber dari tanah; kemudian berproses sehingga menjadi bentuk manusia”. Ada taklim bertanya, “Pak Ustadz, apa makna saripati tanah ?”.

Banas mengemukakan, “Semua jenis makanan yang dikonsumsi manusia selalu ditanam di tanah; ya padi, ya gandum, ya kurma, dan berbagai tanaman lain. Tanaman ini dapat tumbuh dan berbuah karena mengkonsumsi saripati yang berada di tanah; ketika manusia mengkonsumsi makanan tadi, maka sesungguhnya manusia memakan saripati tanah. Seluruh makanan yang dikonsumsi berproses dalam perut, lalu sebagian diantaranya berproses menjadi air mani. Inilah makna, sesungguhnya manusia dicipta dari saripati tanah; kemudian diproses menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging, sampai menjadi bentuk bayi. Sedangkan penciptaan Adam ع betul-betul dari tanah, bukan saripati tanah”.

Lalu dikatakan, “Dengan penjelasan tadi, dapat diketahui, sesungguhnya Adam, Hawa dan Isa عنهُم diciptakan dengan cara khusus. Kemudian anak turun Adam atau Bani Adam, dicipta dengan suatu proses yang diawali dari saripati tanah; sebagian saripati ini berproses menjadi air mani yang disimpan dalam kantung diantara tulang sulbi. Menjadi sunatullah, manusia terlahir dari air yang disimpan diantara tulang sulbi dan kelak di Hari Kiamat, tulang sulbi ini menjadi cikap bakal berwujudnya kembali sosok manusia seperti ketika hidup di dunia. Bila air mani dipancarkan ke dalam rahim, maka atas ijin Nya jua, berproses menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging sampai akhirnya menjadi bentuk lain, yaitu bayi”; lalu Banas menutup tausiah, dan para taklim bersegera pulang dengan tertib secara beriringan.

Advertisements
Posted in: Hikmat