025. YANG DIURUS MALAIKAT

Posted on February 18, 2015

0


Walau Satu Ayat ep. 025. Allah س berfirman dalam Kitab Al Quran, bahwa Malaikat diutus untuk melakukan urusan tertentu atas kehendak Nya. Selain Malaikat Jibril, masih ada nama Malaikat lainnya, yang mengemban tugas khusus bagi para mahluk Nya. Bahkan ada Malaikat yang mengawal mahluk tak bernyawa, misalnya gunung; selain itu,.ada diantara Malaikat yang dipertuhankan oleh sesuatu kaum.

Banas membuka tausiah ba`da dhuha, lalu mengatakan, “Pada tausiah yang lalu, sudah dibahas mengenai sosok Malaikat; dalam kesempatan tausiah kali ini, mari kita bahas urusan Malaikat yang diembannya; antara lain dalam QS Fathir (35):1, difirmankan,

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلاً أُولِي أَجْنِحَةٍ مَّثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١

Artinya, Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan Nya apa yang dikehendaki Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ayat ini menegaskan, Malaikat bertugas sebagai utusan untuk mengurus berbagai urusan; sedangkan tugas utama Malaikat adalah bertasbih, yang difirmankan dalam QS Al Baqarah (2):30 mengenai kisah penciptaan Adam ع”. Ada taklim bertanya, “Pak Ustadz, apakah setiap Malaikat memiliki nama?”.

Banas mengemukakan, “Pada tausiah yang lalu sudah dibahas, Malaikat tidak berjenis kelamin, tidak ada kelahiran dan tidak ada kematian; ini bermakna, sejak awal, Allah س telah mencipta Malaikat yang jumlahnya cukup untuk memindai tiap amalan manusia dan Malaikat lain yang memiliki tugas berbeda. Dalam literatur Islam, diterangkan ada 10 nama Malaikat dengan urusan tertentu, yaitu :

1. Malaikat Jibril, bertugas membawa wahyu yang difirmankan Allah س kepada para Rasul, para Nabi dan orang-orang pilihan tertentu, misalnya Maryam, Sangat sering disebut dalam Al Quran, antara lain dalam QS Ali Imran (3):42 difirmankan, Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)”.

2. Malaikat Mikail, bertugas membawa karunia rejeki termasuk menurunkan hujan; namanya disebut satu kali dalam Al Quran, sekalipun bukan dalam kaitannya dengan tugas yang diembannya; yaitu QS Al Baqarah (2):98, difirmankan, Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat Nya, rasul-rasul Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. Ayat ini sekaligus menegaskan, betapa Malaikat Mikail menjadi Malaikat yang banyak dipuja umat, bahkan dipertuhankan, karena menjadi pembagi dan pemberi rejeki. Umat yang mempertuhankan Malaikat ini lupa, sejatinya Malaikat adalah pengemban tugas dari Sang Pencipta; merekapun bertuhan kepada Nya.

3. Malaikat Izrail, bertugas mencabut nyawa semua mahluk, yaitu manusia, hewan, jin, iblis dan sekutunya; kelak di Hari Kiamat nanti mencabut nyata Malaikat; namanya tidak disebut dalam Al Quran, tetapi secara tersirat dapat dicermati dalam QS As Sajdah (32):11, difirmankan, Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan”.

4. Malaikat Israfil, bertugas dua kali meniup sangkakala; pertama, sebagai tanda dimatikannya seluruh mahluk, lalu kedua, tanda dibangkitkan kembali di Hari Kiamat; namanya tidak disebut dalam Al Quran. Dua kali peniupan sangkakala, difirmankan dalam QS Az Zumar (39):68; Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).

5. Malaikat Raqib, bertugas mencatat amal saleh manusia, disebut-sebut berdiam di tangan kanan; namanya tidak disebut dalam Al Quran.

6. Malaikat `Atid, bertugas mencatat amal keburukan manusia, disebut-sebut berdiam di tangan kiri; namanya tidak disebut dalam Al Quran.

Catatan

Secara tersirat, keberadaan Malaikat Raqib dan `Atid dapat dicermati dalam QS Qaf (50):17, difirmankan, (yaitu) ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

7. Malaikat Munkar, bertugas menanyakan amal manusia ketika sudah berada di alam kubur, namanya tidak disebut dalam Al Quran.

8. Malaikat Nakir, bertugas menanyakan amal manusia ketika sudah berada di alam kubur; namanya tidak disebut dalam Al Quran.

Catatan

Dalam Hadis Qudsi Riwayat Baro’ bin `Azib ر; dikisahkan, bahwasanya Baginda bersabda, “Seorang muslim ketika dia ditanya (diuji) di dalam kuburnya (oleh Malaikat Munkar dan Nakir) maka dia akan bersaksi ‘tidak ada Tuhan yang benar kecuali Allah’ (لا إله إلا الله) dan ‘Nabi Muhammad ص adalah utusan Allah’ (محمد رسول الله), itulah makna Firman Nya, Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat” .Ayat ini dibukukan dalam QS Ibrahim (14):27.

9. Malaikat Malik, bertugas menjaga pintu neraka, namanya sekali disebut dalam Al Quran, yaitu QS Az Zukhruf (43):77, Mereka (kaum kafir, kelak di neraka) berseru, “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Dia menjawab, “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”.

Catatan:

Mengenai Malaikat penjaga neraka, dalam QS Al Muddatstsir (74):29-30, difirmankan, (29) (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. (30) Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Ayat ini sekaligus lebih memerinci, sesungguhnya Malaikat Malik, bukan satu-satunya penjaga neraka, melainkan juga ada 19 Malaikat penjaga Neraka Saqar.

10. Malaikat Ridwan, bertugas menjaga pintu surga, namanya tidak disebut dalam Al Quran”.

Setelah menjelaskan urusan 10 Malaikat itu, kemudian Banas mengemukakan, “Ada Malaikat mengemban tugas yang tidak kalah pentingnya, sebagaimana terdapat dalam HR Anas bin Malik dan Muslim عهما; dikisahkan, Nabi ص bersabda, “Sesungguhnya Allah س mengutus Malaikat ke dalam rahim. Malaikat itu berkata, “Ya Tuhan! Masih berupa air mani”. Lalu dikatakan, “Ya Tuhan! Sudah menjadi segumpal darah”. Kemudian Malaikat berkata, ”Ya Tuhan! Sudah menjadi segumpal daging”. Manakala Allah sudah memutuskan untuk menciptakannya menjadi manusia, maka malaikat berkata, “Ya Tuhan! Diciptakan sebagai lelaki ataukah perempuan? Sengsara ataukah bahagia? Bagaimanakah rejekinya? Dan bagaimanakah ajalnya?” Semua itu sudah ditentukan sejak dalam perut ibunya. Malaikat ini bekerja dalam rahim, membawa perintah Allah س untuk menorehkan takdir manusia sejak manusia itu berupa janin yang telah ditiupkan ruh Nya; nama Malaikat ini tidak disebut dalam Al Quran maupun dalam Al Hadis”.

Lalu diteruskan, “Malaikat lain yang tidak disebut dalam Al Quran, terdapat dalam HR Muslim dari Abu Said Al Khudri عنهُما; dalam Hadisnya dikisahkan mengenai Malaikat Rahmat dan Malaikat Ahzab yang berselisih pendapat mengenai seseorang yang ingin bertaubat tetapi sebelum terlaksana tobatnya, maut datang menjemput; lalu, dapat juga ditemukan HR Muslim dari Aisyah عنهُما; dalam Hadisnya mengisahkan mengenai Malaikat Gunung yang siap menjalankan perintah Nya guna membalaskan keengganan kaum kafir untuk memeluk Islam, dalam Peristiwa Aqabah. Ada juga Malaikat yang berperan besar bagi umat untuk menghadapi Hari Hisab, sebagaimana difirmankan dalam QS Qaf (50):21,

وَجَاءتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّعَهَا سَائِقٌ وَشَهِيدٌ ﴿٢١

Artinya, Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia satu malaikat penggiring dan satu malaikat penyaksi. Melalui ayat ini ditegaskan, setiap umat yang menghadapi pengadilan kelak di kemudian hari, digiring oleh satu Malaikat dan beriring dengan satu Malaikat yang menjadi saksi; ayat ini sekaligus menjadi pertanda, tugas yang diemban Malaikat Raqib dan `Atid telah usai sejak seseorang meninggal dunia”.

Kemudian Banas menutup tausiah, dengan mengatakan, “Dalam kesempatan kali ini, sudah dibahas tentang sepuluh nama Malaikat dan urusan yang diemban; sebagian namanya tidak disebut dalam Al Quran maupun dalam Al Hadis. Diantara nama-nama Malaikat, nama Malaikat Jibril paling sering disebut dalam Al Quran maupun dalam Al Hadis”. Selesai kata penutup ini, Banas undur diri dan para taklim bergegas pulang.

Advertisements
Posted in: Hikmat